Bilangan Prima: Definisi, Contoh, dan Metode Pencarian

Bilangan prima adalah salah satu topik yang sering dibahas dalam pelajaran matematika saat membahas bilangan khusus. Lalu, sebenarnya apa itu bilangan prima? Untuk mengetahui penjelasannya, ikuti pembahasan mengenai definisi dan contoh bilangan prima serta cara menentukan bilangan prima berikut ini.

1. Pengertian bilangan prima

Dilansir Tech Target, definisi bilangan prima adalah bilangan bulat yang lebih besar dari 1 dan hanya memiliki dua pembagi, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Pembagi tersebut merupakan bilangan bulat yang dapat dibagi secara merata oleh bilangan lain. Jika bilangan prima hanya memiliki dua pembagi, maka bilangan yang memiliki lebih dari dua pembagi disebut sebagai bilangan komposit.

Dapat disimpulkan bahwa bilangan prima adalah setiap bilangan bulat yang lebih besar dari 1 dan hanya dapat dibagi dengan angka 1 serta bilangan itu sendiri. Dengan demikian, bilangan prima hanya akan habis dibagi jika dibagi dengan dua angka tersebut. Contohnya, 7 hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan 7. Maka dari itu, 7 termasuk bilangan prima. Namun, 6 memiliki empat faktor, yaitu 1, 2, 3, dan 6. Oleh karena itu, 6 bukan bilangan prima, melainkan bilangan komposit.

Bilangan prima sudah dikenal sejak dahulu kala. Dalam sebuah catatan penemuan, disebutkan bahwa materi tentang bilangan prima telah muncul sejak 300 tahun sebelum Masehi (SM). Bilangan prima pertama kali diidentifikasi oleh Euclid dari Alexandria.Live Science menyebutkan bahwa dalam buku kesembilannya yang berjudul "Elements," Euclid menyatakan bahwa terdapat banyak bilangan prima yang tak terhingga. Euclid juga memberikan bukti untuk Teorema Dasar Aritmatika, yang menyatakan bahwa setiap bilangan bulat dapat dinyatakan sebagai hasil kali bilangan prima dengan cara yang unik.

2. Contoh bilangan prima

Setelah memahami makna bilangan prima, kamu juga perlu mengetahui beberapa contohnya. Berdasarkan informasi dari Cuemath, terdapat 25 bilangan prima dalam deret angka dari 1 hingga 100, yaitu 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47, 53, 59, 61, 67, 71, 73, 79, 83, 89, dan 97.

Beberapa contoh bilangan primadi atas hanya merupakan bilangan prima terbatas dari angka 1 sampai 100. sisanya, kamu bisa mencoba menemukan bilangan prima lainnya dengan beberapa metode.

3. Metode menemukan bilangan prima

Cara menemukan bilangan prima dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain sebagai berikut:

1. Temukan angka yang tidak berakhir dengan 0 dan 5

Cara pertama dalam mengidentifikasi bilangan prima adalah dengan tidak memilih angka yang berakhir dengan 0 atau 5, kecuali angka 5 sendiri yang merupakan bilangan prima. Oleh karena itu, contoh bilangan komposit yang terdiri dari dua angka atau lebih dan berakhiran 0 serta 5 seperti 10, 15, 20, 30, dan 100 bukanlah termasuk bilangan prima.

2. Total semua angka tidak boleh habis dibagi 3

Cara kedua dalam menentukan bilangan prima adalah dengan menjumlahkan semua digitnya, yang tidak boleh merupakan kelipatan 3. Jika suatu bilangan memiliki lebih dari dua digit, maka jumlah dari setiap digitnya akan menghasilkan kelipatan 3. Contoh: angka 621, bila dijumlahkan 6+2+1 = 9 (merupakan kelipatan 3), sehingga angka 621 dapat dibagi 3, yaitu 621:3 = 207 (bukan bilangan prima).

3. Menggunakan pohon faktor yang tidak bercabang

Cara terakhir yaitu dengan memanfaatkan pohon faktor yang tidak memiliki cabang. Hal ini karena pohon faktor tersebut digunakan dengan membagi suatu bilangan dengan bilangan prima seperti 2, 3, 5, dan 7. Bilangan prima tidak bisa dibagi habis oleh banyak bilangan prima lainnya, sehingga bilangan komposit tidak mampu membentuk pohon faktor karena tidak adanya cabang. Contohnya adalah angka 13, yang tidak bisa membentuk cabang pada pohon faktor karena hanya bisa dibagi 1 dan 13.

Berikut beberapa hal penting mengenai bilangan prima mulai dari definisi, contoh, hingga metode pencariannya. Mudah dipahami bukan?

Penulis: Alya Madani

5 Langkah Sederhana Membelajar Matematika bagi Siswa, Mari Coba