Itel P65: Gadget Gaming Rp1 Jutaan

Suara Flores- Pasar ponsel pintar Indonesia kembali mengalami peningkatan dengan kehadiran itel P65, sebuah ponsel kelas bawah yang dirilis pada Agustus 2024. Dengan harga sekitar Rp1,5 jutaan, perangkat ini berusaha memasuki dominasi merek-merek besar seperti Xiaomi, Infinix, dan Tecno. Itel, yang selama ini dikenal sebagai produsen produk murah, kini mencoba naik kelas dengan menyediakan fitur-fitur yang biasanya hanya tersedia di ponsel kelas menengah.

Ketangguhan itel menghadirkan layar dengan kecepatan 120 Hz, kamera beresolusi 50 MP, serta baterai besar yang dilengkapi fitur gaming, menunjukkan bahwa segmen ponsel entry-level tidak lagi hanya tentang harga yang murah. Artikel ini akan membahas secara menyeluruh desain, kinerja, kamera, baterai, serta relevansi itel P65 di pasar Indonesia.

 

Desain dan Layar

Itel P65 hadir dengan desain yang modern dan tipis, memiliki ukuran 165,9 x 77,3 x 7,9 mm serta berat 192 gram. Meskipun terbuat dari plastik, penyelesaian permukaan pada bodinya terlihat cukup mewah. Salah satu ciri khas adalah adanya lampu LED pemberitahuan di bagian belakang, yang memberikan kesan futuristik sekaligus memperkuat identitas permainan.

Layar dengan ukuran 6,7 inci memanfaatkan panel IPS LCD yang memiliki resolusi HD+. Meskipun secara umum resolusi ini terlihat biasa, itel memberikan kejutan dengan menyematkan refresh rate sebesar 120 Hz. Fitur ini sangat jarang ditemukan di perangkat dengan harga sekitar Rp1 jutaan. Dengan refresh rate tinggi, gerakan layar terasa lebih halus, baik saat menggulir media sosial maupun bermain game.

 

Performa dan Gaming

Dapur pacu pada ponsel P65 didukung oleh chipset UNISOC Tiger T615, yang cukup handal dalam menjalankan game populer seperti Mobile Legends atau Free Fire. Chipset ini dikombinasikan dengan memori internal berbasis UFS, sehingga kecepatan proses baca-tulis data lebih tinggi dibandingkan eMMC yang biasa digunakan pada ponsel harga terjangkau.

Itel secara terbuka menempatkan seri P sebagai ponsel gaming yang murah. Tagline "Go Cyber, Go Power" memperkuat bahwa tujuan utama perangkat ini adalah kalangan muda yang menyukai bermain game tetapi memiliki keterbatasan dana.

Pada penggunaan sehari-hari, kinerja ponsel itel P65 terasa cukup stabil. Penggunaan multitasking berjalan dengan lancar, meskipun tentu saja tidak mampu bersaing dengan perangkat kelas menengah yang lebih mahal. Untuk game berat seperti Genshin Impact, pengguna perlu mengurangi pengaturan grafis agar tetap nyaman saat dimainkan.

Kamera

Salah satu fitur menarik dari itel P65 adalah kamera utama dengan resolusi 50 MP. Kamera ini dilengkapi kemampuan AI yang berperan dalam meningkatkan kualitas gambar, terutama saat digunakan dalam kondisi pencahayaan yang cukup.

Kamera depan dengan resolusi 8 MP, cukup memadai untuk keperluan swafoto dan panggilan video. Hasil foto dari kamera depan memang tidak terlalu menarik, tetapi masih bisa digunakan untuk unggahan di media sosial.

Secara keseluruhan, kamera itel P65 memberikan keunggulan yang mencolok. Dalam kisaran harga Rp1 jutaan, kamera beresolusi 50 MP bukanlah sesuatu yang biasa.

 

Baterai dan Daya Tahan

Itel P65 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5000 mAh, yang merupakan standar umum di kelas ponsel entry-level. Namun, itel memperkenalkan inovasi berupa case pengisi daya khusus yang mampu menambah kapasitas hingga 2400 mAh. Dengan gabungan ini, pengguna dapat memperoleh total kapasitas baterai lebih dari 7000 mAh.

Selain itu, terdapat fitur penghindaran pengisian daya, yang memungkinkan ponsel tetap dapat digunakan untuk bermain game tanpa menyebabkan baterai cepat panas. Fitur ini umumnya hanya tersedia pada ponsel gaming kelas menengah hingga atas. Selain itu, terdapat fitur melewati proses pengisian daya, yang memungkinkan penggunaan ponsel untuk bermain game tanpa mengakibatkan baterai menjadi panas. Fitur ini biasanya hanya ditemukan pada ponsel gaming dengan kualitas menengah ke atas. Selain itu, terdapat fitur penyaluran daya yang tidak langsung, yang memungkinkan penggunaan ponsel untuk bermain game tanpa membuat baterai cepat panas. Fitur ini biasanya hanya tersedia pada ponsel gaming kelas menengah hingga atas.

Tidak ketinggalan, ponsel P65 juga telah dilengkapi dengan NFC, sebuah fitur yang semakin penting di masa transaksi digital.

Harga dan Ketersediaan

Dirilis pada Agustus 2024, itel P65 dijual sekitar Rp1,5 juta. Harga ini membuat ponsel ini bersaing langsung dengan seri Infinix Hot, Tecno Spark, dan Xiaomi Redmi.

Keberadaan layar berkecepatan 120 Hz, kamera beresolusi 50 MP, dan baterai berkapasitas besar menjadikan itel P65 tampil unggul dibanding pesaingnya. Namun, masih ada tantangan yang dihadapi, terutama dari merek-merek yang lebih dulu populer di Indonesia.

Kelebihan dan Kekurangan

Keunggulan utama ponsel itel P65 terletak pada kombinasi layar berkecepatan 120 Hz, kamera beresolusi 50 MP, baterai berkapasitas besar, serta fitur gaming seperti bypass charging. Semua fitur ini jarang ditemukan di perangkat dengan harga sekitar Rp1 jutaan.

Namun, terdapat beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Resolusi layar masih HD+, sehingga tingkat ketajaman gambar tidak sebaik ponsel dengan layar Full HD. Selain itu, ponsel ini belum mendukung jaringan 5G. Kamera depan juga terlihat biasa, dan desain berbahan plastik membuatnya terkesan kurang mewah.

 

Pengalaman Pengguna

Di penggunaan sehari-hari, ponsel P65 terasa cukup tanggap. Pengoperasian menu berjalan lancar karena kecepatan refresh yang tinggi. Untuk keperluan media sosial, kamera 50 MP menghasilkan gambar yang cukup memuaskan.

Baterai yang besar memungkinkan ponsel ini bertahan sepanjang hari, bahkan lebih lama, tergantung pada seberapa intensif penggunaannya. Dengan case pengisi tambahan, pengguna dapat merasa lebih tenang saat bepergian jauh tanpa akses listrik.

Perbandingan dengan Kompetitor

Jika dibandingkan dengan Infinix Hot 40i, itel P65 memiliki keunggulan pada kecepatan refresh layar yang lebih tinggi. Sementara itu, Xiaomi Redmi 13C menawarkan sistem MIUI yang lebih berkembang, tetapi tidak dilengkapi fitur gaming seperti bypass charging.

Oleh karena itu, ponsel P65 memiliki posisi yang istimewa: perangkat hemat dengan fitur gaming yang biasanya hanya tersedia pada kelas menengah.

 

Prospek di Pasar Indonesia

Kehadiran ponsel P65 menunjukkan pendekatan agresif yang diambil oleh itel untuk memasuki pasar Indonesia. Dengan harga yang terjangkau dan fitur yang mendukung gaming, perangkat ini memiliki potensi besar dalam menarik minat kalangan muda di kota maupun daerah pedesaan.

Namun, tantangan terbesar adalah menciptakan kepercayaan terhadap merek. Itel masih tergolong baru jika dibandingkan dengan Xiaomi atau Infinix, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang kuat untuk meyakinkan para pengguna.

 

Itel P65 bukan hanya ponsel dengan harga terjangkau. Ia datang dengan tujuan besar: memberikan pengalaman bermain game di kelas bawah. Dengan layar 120 Hz, kamera 50 MP, baterai besar, dan fitur NFC, perangkat ini pantas dipertimbangkan bagi yang mencari alat yang murah namun tetap kuat.

Di tengah persaingan yang ketat, ponsel P65 menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu memerlukan biaya tinggi. Dengan strategi yang tepat, perangkat ini bisa menjadi pilihan yang diminati oleh kalangan pengguna muda di Indonesia.

     

Penulis: Gabriel Esong